Tedy Agustiansjah Raih Penghargaan Indonesia Best CEO 2019

Setiap tahunnya majalah SWA dan Dunamis Organization Services melakukan seleksi terhadap para CEO dari berbagai perusahaan, khususnya yang berkinerja baik. Sebagai agenda rutin, seleksi tersebut dikemas dalam ajang “Indonesia Best CEO”.

“Indonesia Best CEO” merupakan ajang pemilihan para pemimpin terbaik perusahaan-perusahaan di Indonesia dengan menilai kemampuan leadership berdasarkan pendekatan Four Role of Leadership yang dikembangkan oleh Steven Covey, serta kemampuan meraih komitmen dan kepercayaan dari karyawan.

Survei “Indonesia Best CEO” diselenggarakan majalah SWA berkolaborasi dengan Dunamis Organization Services sebagai konsultan kepemimpinan. Karyawan di perusahaan CEO itu memimpin diminta untuk menilai dengan berbagai pertanyaan. Tujuannya untuk mendapatkan angka indeks kepemimpinan dan indeks komitmen karyawan dari setiap CEO.

Tahun 2019 merupakan penyelenggaraan “Indonesia Best CEO” yang ke-18. Pada ajang bergengsi ini, sangat membanggakan, Chairman MIS Group Tedy Agustiansjah masuk dalam 10 Besar CEO Terbaik dan memposisikan MIS Group berani disandingkan dengan perusahaan berskala besar, baik BUMN, swasta nasional, hingga multinasional.

Dari hasil survei, riset, dan proses penilaian yang dilakukan SWA dan Dunamis Organization Services telah terpilih 10 Indonesia Best CEO 2019 sebagai berikut: Bonifasius (Golden Energy Mines Tbk), Joos Louwerier (Allianz Life Indonesia), Anggara Hans Prawira (Alfamart), Kris Rianto Adidarma (Propan Raya), Christian Kartawijaya (Indocement), Vidjongtius (Kalbe Farma), Nur Efendi (Rumah Zakat Indonesia), Simon Jonatan (Bintang Toedjoe), Tedy Agustiansjah (Multi Inti Sarana Group), dan Rino Donosepoetro (Standard Chartered Bank Indonesia).

Mereka dipilih berdasarkan kualitas kepemimpinan yang dilihat dari kemampuan CEO memerankan empat fungsi yang ada di The Four Roles of Leadership, yaitu: perintis, penyelaras, pemberdaya, dan panutan.

Pada fungsi Perintis (Pathfinder), CEO harus tahu ke mana harus menuju dan dapat menuntun dalam perjalanannya. Sebagai pemimpin, ia berhasil membawa timnya ke tempat yang dituju, meski mereka pada awalnya menolak.

Fungsi Penyelaras (Alignment), CEO haruslah mampu membuat sistem kerja yang baik sehingga perusahaan dapat berjalan ke arah yang benar sesuai tujuan yang hendak dicapai.

Fungsi Pemberdaya (Empower) memperlihatkan fungsi CEO yang harus mampu mendorong semua orang terlibat dalam perusahaan dengan sepenuh hati. Bekerja tidak hanya karena kewajiban, namun bersedia memberikan yang terbaik tanpa paksaan siapa pun.

Adapun pada fungsi Panutan (Role Model), CEO haruslah dapat dipercaya untuk diikuti.

Tedy Agustiansjah berhasil memperoleh Indeks Best CEO sebesar 90,35. Angka tersebut berbeda tipis dengan sembilan CEO lainnya.

Malam Penghargaan Indonesia Best CEO 2019 diselenggarakan pada 13 Februari 2020 di Hotel Shangri-La Jakarta. Tedy Agustiansjah tidak hanya hadir menerima penghargaan bergengsi ini, namun juga menjadi salah satu narasumber pada Talk Show Indonesia Best CEO 2019 yang digelar Swanetwork sebagai event organizer.

Related Posts

Leave A Reply