MIS Group Rilis Platform Digital, Dorong Ekosistem Ekonomi Kerakyatan

Chairman MIS Group Tedy Agustiansjah menjelaskan produk PrivilegeID saat Malam Penganugerahan PRAJA 2019
Chairman MIS Group Tedy Agustiansjah menjelaskan produk PrivilegeID saat Malam Penganugerahan PRAJA 2019

Merdeka.com – Multi Inti Sarana Group melalui anak usaha, PT Multi Inti Digital Bisnis, merilis ulang layanan PrivilegeID dan meluncurukan layanan baru e-Recycle di Jakarta, kemarin. MDB melalui anak perusahaan PT Multi Inti Digital Lestari MDL akan mengganti sampah dengan reward point yang menguntungkan bagi para anggotanya.

Subhan Novianda, Chief Executive Officer MDB, mengatakan relaunching PrivilegeID adalah fase transformasi dari program terdahulunya Pracico Privilege sebagai customer reward bagi para anggota Kospin Pracico yang dikemas dalam bentuk aplikasi digital.

Rintisan bisnis lainnya adalah e-Recycle, merupakan pengembangan usaha yang fokus pada proses pengolahan sampah berbasis mobile application.

“Sebagai perusahaan digital innovation, dua pengembangan usaha ini diharapkan menjadi produk unggulan MDB untuk kelangsungan bisnis MIS Group selanjutnya. Kami akan terus berinovasi dan melakukan pengembangan produk yang bermanfaat,” ujar Subhan.

Perlu diketahui, MIS Group fokus untuk mengembangkan subholding yang menjadi andalannya, seperti PT Multi Inti Transport, PT Multi Inti Resources Sejahtera, PT Multi Inti Digital Bisnis, dan PT Multi Usaha Syariah.

Melalui PT Multi Inti Digital Bisnis, dikembangkan lima startup yang akan menjadi andalan di masa depan; PT Multi Inti Digital Transportasi, PT Multi Inti Digital Lestari, PT Sistim Digital Transaksi Indonesia, PT Sistim Digital Loyalti Indonesia, dan PT Multi Inti Digital Logistik.

Pada kesempatan yang sama, pada tahun ini untuk kali kedua MIS Group menggelar kompetisi Praja 2019. Di ajang ini, MIS Group mengajak para jurnalis se-Indonesia dan masyarakat untuk mengungkap berbagai kisah inspiratif bertema Reposisi Koperasi di Era Transformasi dalam karya jurnalistik baik tulisan maupun foto, karya tulis blog, karya video kreatif, dan ide bisnis koperasi.

Ketua Dewan Juri yang juga Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Prof Dr Rully Indrawan mengatakan, jumlah karya yang masuk 994 karya, terdiri dari karya tulis jurnalistik 111, karya foto jurnalistik 352, karya tulis blog 185, karya video kreatif 90, dan ide bisnis koperasi 255.

Untuk menentukan para pemenang dengan total hadiah sekitar Rp 204 juta, dewan juri harus bekerja keras dan cermat untuk menentukan juara di masing-masing katagori.

Rully Indrawan berharap, Praja 2019 bisa menjadi jendela informasi dan menginspirasi masyarakat dalam menjawab posisi dan kontribusi koperasi di era transformasi ekonomi. Praja 2019 hadir untuk merespons proses transformasi ekonomi di era digital di Indonesia.

Tedy Agustiansjah, Chairman MIS Group, menambahkan Praja menjadi wadah bagi MIS Group untuk melakukan corporate branding, mengingat MIS Group merupakan kelompok usaha yang juga memiliki komitmen mendorong tumbuhnya koperasi digital di Indonesia seiring dengan bisnis yang digeluti dan bersentuhan dengan koperasi.

Menurut Tedy, kompetisi Praja sebagai bukti kepedulian MIS Group terhadap koperasi dan sangat relevan dengan esensi bisnis zaman now, yaitu Ekonomi Kolaborasi.

Menurutnya, koperasi harus dikembangkan dalam semangat kolaborasi menjadi pondasi model bisnis yang terjadi saat ini yaitu Ekonomi Kolaborasi.

Sebagai perusahaan yang mendukung keberadaan koperasi sebagai aktor pembangunan bangsa, MIS Group bangga dengan pencapaian ini dan akan turut memberikan dukungan terhadap kinerja pertumbuhan koperasi di Indonesia.

MIS Group berkomitmen untuk mendukung eksistensi koperasi dalam wajah baru di Indonesia, pungkas Tedy.

mdk/sya

Related Posts

Leave A Reply