Aplikasi Pintar Manjakan Konsumen

Kemajuan teknologi memang membawa dampak signifikan terhadap gaya hidup masyarakat. Semisal penggunaan uang dalam bertransaksi yang banyak digantikan oleh kartu atupun pembayaran digital.

Alhasil, kartu kredit yang lebih dulu dikenal sebagai salah satu alat pembayaran menggunakan kartu mendapat tantangan luar biasa dengan hadirnya pembayaran secara digitalisasi, seperti Go-Pay dan OVO.

Bahkan, sebelumnya juga berbiak kartu e-money yang diterbitkan oleh beberapa bank terkemuka yang dapat menyimpan uang dalam jumlah tertentu sebagai alat pembayaran dalam menunjang kegiatan sehari-hari. Senada dengan kartu e-money, pembayaran digital juga menuntut tersimpannya sejumlah uang dalam jumlah tertentu untuk dapat melakukan ragam transaksi.

Tak heran, lembaga pemeringkat dunia Standard and Poor’s (S&P) Global Market Intelligence menyebutkan, pemakaian e-money telah menggeser kartu kredit sebagai metode pembayaran yang berlaku di Asia Tenggara dengan total lebih dari 10 miliar transaksi sepanjang 2018 lalu. Diketahui juga, tak hanya transaksi tanpa uang tunai, geliat pembayaran digital non-bank juga bertumbuh, utamanya dalam mendorong pertumbuhan e-commerce Tanah Air.

Hal senada juga tertuang dari data Bank Indonesia yang memperkirakan transaksi e-money (outlook 2019) mencapai Rp120 triliun. Adapun jumlah akun uang elektronik di Indonesia per September 2019 sebanyak 257 juta, jauh di atas jumlah kartu debit yang sebanyak 170 juta dan kartu kredit yang sebanyak 17,3 juta.

Pesona Kartu Anggota
Tak harus sebagai pengganti pembayaran, kartu lain pun turut dijajakan perusahaan dalam menjalankan roda bisnisnya, yang juga dituntut harus menjaga kenyamanan konsumennya agar senantiasa peduli terhadap geliat perusahaan.

Yakni, dengan menghadirkan kenyamanan bertransaksi via kartu keanggotaan atau member card yang juga terhubung dengan mobile application. Selain berisikan informasi mengenai anggotanya, kartu tersebut tentunya memiliki banyak kelebihan.

Sebagai usaha perusahaan untuk menyediakan pelayanan konsumen yang lebih tepat, kartu serbaguna ini memang memberikan banyak keuntungan, misalnya memberikan diskon di berbagai macam transaksi ataupun tawaran menarik lainnya. Hal tersebut bisa ditengok pada salah satu ritel kesehatan dan kecantikan terkemuka yang baru-baru ini kian memanjakan anggotanya yang telah memiliki kartu anggota, untuk dapat menikmati ragam destinasi wisata di luar negeri.

Turut meramaikan geliat aplikasi dan product services, Multi Inti Digital Bisnis (MDB) melalui anak perusahaannya Sistim Digital Loyalti Indonesia (SDLI) menghadirkan Pracico Privilege yang kini menjadi PrivilegeID. Perubahan logo yang dilakukan SDLI merupakan re-branding dari corporate aplication menjadi product services.

Awalnya aplikasi loyalti ini dibuat untuk kebutuhan corporate, berjalannya waktu dan bisnis semakin berkembang akhirnya SDLI mengembangkan aplikasi dan service ini agar dapat digunakan oleh semua perusahaan yang ingin memanjakan atau membuat customer tetap loyal, terutama diperuntukkan bagi member-member VIP.

PrivilegeID sebagai aplikasi dan product services diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasar untuk menjadi pilihan utama vendor loyalty bagi perusahaan di Indonesia. Tercatat ada 36 jaringan airport lounges yang tersebar di Indonesia, 15 international airport lounge, 19 participating hotel chains dari brand domestik dan brand international yang telah bekerja sama dengan PrivilegeID.

Related Posts

Leave A Reply