Sistem Koperasi Mampu Beradaptasi Dengan Jasa Keuangan Modern

Jasa keuangan modern seperti fintech atau financial technology mulai merajai perekonomian Indonesia. Beragam jenis fintech dibuat dan dikembangkan oleh startup, perusahaan swasta, bahkan perbankan yang saling bekerja sama. Contohnya GoPay, OVO, Link Aja, Dana, Dompetku dan lain sebagainya. Jika tidak beradaptasi, model perekonomian seperti koperasi lambat laun ditinggalkan, terutama oleh generasi milenial dan generasi Z di bawahnya.

Adakah sistem koperasi yang sanggup menjawab tantangan zaman dan bersaing dengan fintech? Tentu saja sistem keuangan yang technology user sangat diperlukan. Dan koperasi harus sanggup beradaptasi dengan jasa keuangan modern serta menjadi pesaingnya. Lalu, seperti apa ya sistemnya?

Pertama, kenali dulu kelebihan koperasi dibandingkan jasa keuangan lainnya seperti perbankan. Apalagi dengan sistem bunga yang dimiliki oleh bank atau pengumpulan data skala besar seperti yang dilakukan fintech.

Koperasi dikenal dengan asas kekeluargaan, gotong royong dan keadilannya. Sistem koperasi yang sosialis kerakyatan tersebut perlu menjelma menjadi teknologi modern. Kalau perlu aplikasi kekinian dipergunakan untuk memperkenalkan sistem koperasi ke tengah masyarakat Indonesia sekarang. Sistem koperasi dengan keunggulan teknologi perlu dirancang dengan tepat, agar manfaat yang didapatkan dari ekonomi kerakyatan ini optimal.

Contohnya sistem teknologi keuangan yang telah disediakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM sejak tahun 2017 lalu. Kementerian ini menyediakan sistem tersebut untuk seluruh koperasi di Indonesia yang membutuhkannya.

Sistem teknologi keuangan layaknya fintech ini membuat sistem koperasi dapat terhubung dengan koperasi lainnya di seluruh Indonesia. Koperasi mampu terhubung dalam suatu jaringan antar lembaga koperasi, jaringan keuangan perbankan, juga jaringan pembayaran Payment Point Online Banking (PPOB). Sebelumnya koperasi belum memiliki ruang gerak sebebas perbankan dalam hal jaringan konektivitas.

Maka, sistem koperasi yang mampu beradaptasi dengan jasa keuangan modern adalah sistem teknologi keuangan yang selaras dengan fintech atau financial technology. Di mana sistem teknologi digital tersebut telah memiliki jaringan konektivitas dengan koperasi lainnya, juga jaringan perbankan.

Meski berbeda secara pokok organisasinya, koperasi pun dapat bekerja sama dengan jaringan perbankan. Atas dasar ekonomi kerakyatan, sehingga anggota koperasi dapat ikut memanfaatkan kecanggihan teknologi yang sudah terlebih dahulu dimiliki sistem perbankan Indonesia.

Semoga koperasi di Indonesia semakin maju dengan berintegrasi ke dalam sistem teknologi keuangan tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

Related Posts

Leave A Reply