Usaha Anda Ingin Berkembang, Yuk Manfaatkan KUR!

Hingga akhir tahun 2019 lalu, data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia mencatat realisasi kredit usaha rakyat (KUR) telah mencapai Rp140,12 triliun atau sekitar 100,09% dari target yang sebesar Rp140 triliun. Adapun untuk tahun 2020 ini, pemerintah telah menaikkan total plafon KUR menjadi Rp190 triliun. Total plafon KUR juga akan terus ditingkatkan bertahap hingga mencapai Rp325 triliun pada 2024.

Seiring dengan keinginan agar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa naik kelas, pemerintah juga telah memberikan kemudahan berupa KUR dengan suku bunga rendah, dari yang semula 7% menjadi 6%. Adapun subsidi bunga tetap 10,5% untuk KUR Mikro, KUR kecil sebesar 5,5%, dan KUR TKI sebesar 14%.

Senada dengan harapan pemerintah, anggota Komisi VI DPR RI Mukhtarudin juga telah meminta perbankan, khususnya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), agar lebih serius dalam mengucurkan KUR kepada sektor UMKM di daerah. Mukhtarudin menjelaskan, alokasi KUR 2020 untuk Himbara sebesar Rp187,4 triliun yang terdiri dari KUR mikro Rp117,9 triliun, KUR kecil Rp68,2 triliun, dan KUR TKI Rp1,4 triliun.

Rencananya KUR 2020 akan digelontorkan untuk sektor perdagangan Rp68,9 triliun (40 persen), sektor pertanian, perburuan, dan perhutanan mencapai Rp47,8 triliun (28 persen), sektor jasa sebesar Rp33 triliun (19 persen), serta industri pengolahan sebesar Rp18,5 triliun (11 persen).

“Perhatian untuk UMKM ini perlu ditingkatkan lagi. Apalagi, sektor UMKM memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Mukhtarudin, seperti dikutip dpr.go.id.

Tawarkan Persyaratan nan Mudah
Sejak diluncurkan pada 2007 lalu, KUR telah menjelma menjadi sumber pembiayaan penting bagi pertumbuhan UMKM Tanah Air. Adapun jenis usaha yang dapat menggunakan KUR, utamanya yang bergerak di sektor usaha produktif, seperti pertanian, perikanan dan kelautan, perindustrian, dan kehutanan.

Adapun cara untuk mendapatkan kredit ini pun terbilang mudah. Seperti dikutip dari laman bri.co.id, syarat untuk mendapatkan KUR mikro hingga plafon Rp25 juta diberikan kepada perorangan yang melakukan usaha produktif minimal enam bulan, tidak sedang menerima kredit dari perbankan (kecuali kredit konsumtif, seperti KPR, KKB, dan, kartu kredit), serta melengkapi diri dengan persyaratan administrasi yang mencakup identitas berupa KTP, kartu keluarga (KK), dan surat izin usaha.

Bank yang hingga 2019 memiliki nilai aset Rp1.416,8 triliun ini pun juga memberikan KUR ritel dengan plafon Rp25-500 juta bagi yang telah memiliki surat izin usaha mikro dan kecil atau surat izin usaha lainnya yang dapat dipersamakan. Adapun KUR TKI diberikan untuk membiayai keberangkatan calon TKI ke negara penempatan dengan plafon hingga Rp25 juta.

Sementara itu KUR Bank Mandiri diberikan kepada perorangan dan juga kelompok. Untuk perorangan, ditawarkan KUR mikro hingga Rp25 juta per debitur, KUR Ritel dengan plafon Rp25-200 juta per debitur, dan KUR TKI dengan plafon hingga Rp25 juta. Selain itu, disediakan KUR Khusus dengan plafon Rp25-500 juta kepada kelompok yang dikelola secara bersama dalam bentuk cluster dengan menggunakan mitra usaha untuk komoditas perkebunan, peternakan, serta perikanan.

Sumber: Diolah
Foto: Istimewa

Related Posts

Leave A Reply