Tahun Baru Imlek juga biasa disebut Chinese New Year

Menjaga Harmoni demi Tahun yang Lebih Baik

Tahun Baru Imlek juga biasa disebut Chinese New Year
Tahun Baru Imlek juga biasa disebut Chinese New Year

Tak hanya di negeri asalnya, Cina, Tahun Baru Imlek dirayakan oleh seluruh warga keturunan Tionghoa di seluruh dunia. Adapun di Indonesia, Imlek telah ditetapkan menjadi hari libur nasional oleh pemerintah sejak 2003 lalu. Perayaannya sendiri dimulai tanggal pertama hingga berakhirnya pada Cap Go Meh atau hari ke-15.

Ucapan selamat pun bukan hanya bertebaran ke sesama warga keturunan, melainkan juga oleh masyarakat lainnya. Tak ketinggalan, Presiden Jokowi sendiri turut mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh warga Tionghoa yang berada di Indonesia menggunakan bahasa Cina.

“Saya mengucapkan Xin Nian Kuai Le, selamat tahun baru. Dan juga Gong Xi Fa Cai, semoga selamat dan sejahtera. Shi Ru Yo, semoga keinginan kita terpenuhi,” tutur Jokowi pada momen perayaan nasional Imlek tahun 2019 lalu.

Meski, Jokowi juga mengungkapkan alasan dirinya baru dapat menghadiri perayaan Imlek usai empat tahun belakangan tak pernah datang. Mengapa? “Karena ada forum di sini yang mengadakan, asosiasi di sana mengadakan, terpecah-pecah. Saya enggak mau kalau seperti ini. Sekarang saya datang karena sudah rukun, bersatu merayakan Imlek bersama-sama,” ujarnya.

Adapun pada momen perayaan Imlek 2571 di tahun ini, kabarnya akan dihelat oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) di Plenary Hall Jakarta Convention Center pada 2 Februari 2020. Peringatan ini rencananya dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin serta sejumlah menteri.

Dari Penganan hingga Ledakan Mercon
Menengok sejarah, Imlek bukanlah perayaan keagamaan, melainkan upacara tradisional masyarakat Tiongkok. Dulunya, momen ini merupakan sebuah perayaan yang dilakukan oleh para petani yang biasanya jatuh pada tanggal satu di bulan pertama awal tahun baru. Adapun tujuannya sebagai ucapan syukur dan harapan agar di tahun depan mendapat rezeki berlimpah.

Segala persiapan Imlek pun dilakukan, mulai membersihkan rumah, menyiapkan segala keperluan dan makanan, serta sembahyang dewa dan leluhur. Semua ini disajikan guna menyambut tahun baru yang lebih baik.

Selain kental dengan nuansa warna merah, perayaan Imlek tak pernah lepas dari hal-hal berikut ini:

Kue Keranjang
Disebut juga sebagai Nian Gao yang berarti kue tahunan, kue bulat berbahan dasar tepung ketan dan gula merah ini merupakan bentuk harapan keluarga dapat terus bersatu. Selain itu, kue ini juga melambangkan kesejahteraan dan keharmonisan dalam keluarga.

Jeruk
Pembagian buah jeruk turut menjadi tradisi dalam perayaan Imlek. Si oranye ini dianggap membawa keberuntungan karena mengandung makna buah rezeki, serta menyerupai warna emas yang melambangkan kekayaan. Tak heran, jeruk kerap dijadikan hadiah kepada sahabat atau rekan bisnis.

Angpau
Berasal dari bahasa Hokkien, angpau bermakna amplop merah. Tradisi pemberian angpau biasanya diberikan orang yang sudah menikah terhadap yang belum menikah dengan jumlah yang tidak ditentukan. Meski biasanya angka genap, namun etnis Tionghoa menghindari angka empat karena pelafalannya mirip dengan kata mati. Adapun ganjil diidentikkan dengan pemakaman.

Lampion Merah
Pemasangan lampion berwarna merah dapat dilakukan di rumah, pepohonan maupun gedung. Memiliki makna penerang kehidupan yang akan memberikan kebahagiaan, menggantung lampion di depan pintu diyakini bisa mengusir nasib buruk.

Barongsai
Inilah tarian tradisional Tiongkok yang menggunakan sarung yang menyerupai singa. Tarian yang biasanya dihadirkan untuk memeriahkan sebuah acara penting ini mulai populer di zaman dinasti Selatan-Utara (Nan Bei) tahun 420-589 Masehi. Barongsai sendiri disajikan sebagai simbol pembawa kesuksesan dan keberuntungan, serta dipercaya dapat membersihkan suatu tempat dari hal-hal negatif.

Petasan/Mercon
Selain sebagai pertanda dimulainya tahun yang baru, mercon dipercayai dapat mengusir semangat jahat dan dapat menarik Dewa Kekayaan ke pintu rumah. Biasanya dimulai menyalakan mercon kecil dahulu lalu rentetan yang besar. Semakin besar suara petasan diyakini akan semakin baik bagi kelancaran usaha di tahun yang baru.

Sumber: Diolah
Foto: Istimewa

Related Posts

Leave A Reply