Operasikan Koja Trans, Trayek Angkot Jambi Berubah

REPUBLIKA.CO.ID – JAMBI. Kota Jambi dalam waktu dekat siap mengoperasikan transportasi berbasis digital. Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara pemerintah kota itu dengan PT Multi Inti Digital Transportasi (MDT) tentang transportasi capsule bus atau Koja Trans berbasis digital di kota itu.
Wali Kota Jambi Syarif Fasha berharap, kehadiran Koja Trans tersebut mampu mengubah kebiasaan masyarakat Jambi dalam hal memanfaatkan angkutan umum. Keberadaan bus juga diharapkan menjadi solusi cermat mengatasi kemacetan lalu lintas.

“Karena Kota Jambi merupakan yang pertama di Indonesia untuk pengoperasian transportasi modern ini, kehadiran Capsule Bus diharapkan menjadi kebanggaan dan ikon baru masyarakat Jambi,” kata Syarif Fasha, Selasa (22/10).

Terkait angkutan umum atau angkot yang telah ada di kota itu, Syarif mengatakan bahwa angkot yang ada tersebut tetap akan beroperasi sebagaimana mestinya. Hanya saja, jalur angkot tersebut yang berubah. Dengan kehadiran Capsule Bus tersebut, angkot yang telah ada tersebut beroperasi dari rumah-rumah masyarakat menuju halte capsule bus.

Selain itu, pemerintah kota itu dalam tahap awal akan mensubsidi angkot-angkot yang ada di kota itu. Akan tetapi pemerintah kota itu saat ini masih mendesain subsidi yang akan diberikan untuk angkot yang ada di kota itu.

Pada tahap awal, akan ada 28 Capsule Bus yang akan di lounching pada tanggal 28 Oktober bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda. Pada tahap awal, Capsule Bus tersebut akan beroperasi di dua koridor, yakni Jalur Alam Barajo-Rawasari dan Simpang Pule-Simpang Kawat Kota Jambi.

Related Posts

Leave A Reply