Melalui Praja 2019, MIS Group Dorong Pertumbuhan Koperasi Digital

MAJALAHPELUANG.COM – JAKARTA. Reformasi Koperasi ternyata mampu meningkatkan kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto Nasional., yaitu sebesar 1, 71% pada 2014 menjadi 5, 1 % pada 2019. Koperasi besar berkembang dengan mutu dan usaha layanan yang baik hingga mendapatkan apresiasi dari organisasi dunia.

Demikian dikatakan Chairman Multi Inti Sarana (MIS) Tedy Agustiansjah pada acara peluncuran Praja 2019 di JW Mariot, Jakarta, Rabu (28/8/19).

“Saat ini terjadi revolusi industri 4.0 yang menuntut dunia usaha fokus pada   Internet of Things dan Artificial Intelligence.  Untuk itu diperlukan sebuah gebrakan untuk mendorong generasi milenial memberikan terobosan baru bagi dunia koperasi dan model yang menggunakan teknologi ke depannya,” ujar Tedy.

Untuk itu MIS sebagai kelompok usaha yang memiliki komitmen mendorong tumbuhnya koperasi digital Indonesia kembali menggelar Lomba Praja 2019.  Pada kompetisi yang diadakan pada 2018 terjaring 400 karya jurnalistik dari puluhan media massa di Indonesia.

“Kompetisi Praja 2019 hadir kembali menjadi jendela informasi dan inspirasi gerakan perkoperasian di Indonesia dalam merespon proses transformasi ekonomi di Indonesia. Proses  ini ditandai dengan ketersediaan infrastruktur yang baik, serta semangat transparansi pemerintahan yang semakin kuat dalam mentransformasi etos kerja bangsa Indonesia mellaui revolusi mental agar kualitas dan kemampuan anak bangsa bisa sejajar dengan negara lain,” papar Tedy.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM Rully Indrawan memberikan apresiasi diadakannya kembali Praja 2019.  Menurut dia saat ini koperasi sedang berada dalam fase menghadapi tantangan untuk melakukan reposisi.

Fase ini persiapan berikutnya menghadapi tantangan reinkarnasi eksistensi organisasi koperasi. Koperasi tidak lagi hanya bercirikan berbentuk badan hukum koperasi, namun harus dikembangkan dalam spirit koloborasi yang menjadi pondasi perubahan model bisnis.

“Pada saat ini sedang terjadi ekonomi koloborasi. Sementara yang memanfaatkan teknologi digital sebagai model bisnis kekiniannya adalah kaum milenial,” tutur Rully, yang juga Ketua Dewan Juri Praja 2019.

Pada ajang Kompetisi Praja 2019 terdapat lima kategori yang dikompetisikan, yaitu Karya Tulis Jurnalistik, Karya Foto Jurnalistik, Karya Video Kreatif, Karya Tulis Blog dan Ide Bisnis Koperasi. Karya yang diikutsertakan harus sudah dipublikasikan di media massa atau media sosial peserta selama periode 1 November 2018 hingga 20 Oktober 2019.

Related Posts

Leave A Reply