Ini Dia 3 Manfaat Koperasi Bagi Pelaku Usaha di Indonesia

Ada beragam manfaat koperasi yang bisa diperoleh dalam membangun perekonomian suatu negara. Jika ditelusuri lebih lanjut, terdapat 3 manfaat utama koperasi, khususnya bagi pelaku usaha di Indonesia. Apa saja, ya?

Para pelaku usaha, terutama mereka yang digolongkan pengusaha kecil dan menengah atau UKM sangat bergantung pada lembaga perekonomian seperti koperasi. Apalagi karena akses untuk memperoleh keuntungan bagi perkembangan usaha tersebut disediakan oleh koperasi tanpa syarat yang membebani.

Berikut ini ada 3 manfaat koperasi bagi pelaku usaha di Indonesia, antara lain:

  1. Akses untuk memperoleh modal usaha.

Pelaku usaha di Indonesia memiliki beragam pilihan serta akses untuk mendapatkan modal bagi usahanya. Contohnya dari bank seperti BPR (Bank Perkreditan Rakyat) dan lembaga P2P Lending.

Namun, tidak dipungkiri bahwa akses tersebut lebih mudah didapatkan melalui jalur koperasi. Apalagi dengan adanya syarat dari pihak perbankan seperti agunan, legalitas usaha dan bunga, berbeda dengan koperasi yang syaratnya tidak banyak dan tak memberatkan pelaku usaha.

  1. Kesempatan untuk mengikuti pelatihan perkembangan usaha agar produk serta manajemen UKM tersebut meningkat kualitasnya.

Koperasi menjadi prioritas lembaga perekonomian di banyak negara, termasuk Indonesia. Maka banyak pelatihan tidak dipungut biaya yang diadakan oleh koperasi bekerja sama dengan lembaga pemerintahan.

Kesempatan tersebut sangat bermanfaat bagi masa depan usaha. Terutama usaha yang masih digolongkan sebagai UMKM (kecil dan menengah). Kebanyakan pelatihan itu ditujukan bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang diusahakan terus bertumbuh di Indonesia.

Jenis pelatihannya pun macam-macam, dari mulai pelatihan manajemen usaha, keuangan, kemasan dan kualitas produk. Bahkan pelatihan perizinan usaha, kehalalan serta proses ekspor ke luar negeri pun ada.

  1. Menumbuhkan etos kemandirian, disiplin, pantang menyerah, semangat kerjasama untuk peningkatan finansial bagi seluruh anggota

UMKM bergabung ke koperasi untuk memperoleh manfaat berupa etos kerja. Etos kerja tersebut seperti kemandirian, disiplin, dan pantang menyerah dalam menghadapi kendala saat mengembangkan usaha, dan semangat bekerja sama.

Bagi usaha kecil dan menengah, etos kerja tersebut perlu dihadirkan sejak awal. Apalagi kebanyakan pelaku usaha memulainya dari nol atau tanpa pengalaman berbisnis. Bergabung dengan koperasi memudahkan etos kerja tumbuh dan menjadi budaya perusahaan.

 

Related Posts

Leave A Reply