Kisah Para Mantan Buruh Pabrik Jadi Orang Kaya di Dunia

Setiap orang yang gigih dan mau berusaha pasti akan meraih kesuksesan. Seperti yang dialami beberapa tokoh di bawah ini. Dengan kegigihan dan tekad yang kuat, kini mereka dapat meraih sukses dan memberikan manfaat untuk orang lain dari usahanya. Siapa sangka jika tokoh-tokoh yang telah meraih kesuksesan ini pun awalnya juga merupakan seorang buruh. Simak kisah inspiratif dari tokoh-tokoh ini yang dapat menjadi pembelajaran untuk kita semua.

  1. Del Vecchio

Del Vecchio dibesarkan di sebuah panti asuhan. Demi hidup mandiri secara finansial, ia memutuskan untuk bekerja di sebuah pabrik. Namun di pabrik itulah, ia justru kehilangan sebagian jarinya dalam sebuah kecelakaan kerja. Del Vecchio merupakan satu dari lima anak yang dikirim ke panti asuhan lantaran ibunya tak mampu membiayai kehidupannya. Ia lantas bekerja di sebuah pabrik pembuatan bingkai kacamata.

Pada usia 23 tahun, ia lantas membuka gerai pembuatan kacamata sendiri. Perusahaan kacamata itu Luxottica. Luxottica memproduksi berbagai macam merek kacamata populer di dunia seperti Ray-Ban, Persol, Oakley, Chanel, Prada, Burberry, Giorgio Armani, dan merek-merek dunia lainnya. Kini bisnisnya menjelma menjadi produsen kacamata terbesar di dunia.

Kini ia menjadi salah satu orang terkaya dengan total harta pada tahun 2019 USD 20,1 miliar atau sekitar Rp 285 triliun (kurs saat ini).

  1. Li Ka Shing

Li Ka shing sudah menjadi tulang punggung keluarganya sejak masih belia. Ia beserta keluarganya harus pindah ke Hong Kong karena sang Ayah yang meninggal karena penyakit TBC. Akibatnya ia juga harus berhenti sekolah dan bekerja sebagai buruh pabrik di usianya yang masih 13 tahun. Selama bekerja, Li memberikan 90 persen dari gajinya untuk sang ibu. Keberhasilannya dalam mencari nafkah untuk keluarga mengajarinya tentang nilai sosial dan sikap dermawan.

Terus menerus hidup dalam keterpurukan membuat Li Ka shing bertekad untuk bisa keluar dari jeratan kemiskinan. Maka, pada tahun 1950, ia memberanikan diri membuka usaha sendiri.
Li Ka Shing kini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Asia, bahkan di dunia. Kesuksesan Li berasal dari konglomerasi bisnis yang dia miliki. Bisnis awalnya adalah bunga plastik, kemudian akhirnya berkembang ke ranah properti, ritel, dan internet. Tak heran bila dia dijuluki Superman karena kehebatan bisnisnya.
Kesuksesannya mampu membuatnya duduk sebagai orang terkaya kedua di Asia, dengan kekayaan pada tahun 2019 senilai USD 32,8 miliar atau sekitar 465 triliun (kurs saat ini).

  1. Zhou Qunfei

Zhou lahir di sebuah desa kecil di Hunan, Tiongkok. Ibunya meninggal ketika Zhou berusia lima tahun. Sementara ayahnya lumpuh akibat kecelakaan di pabrik. Ia lantas membantu keluarganya dengan beternak bebek. Kemudian ia akhirnya memutuskan pindah ke Shenzhen untuk bekerja di pabrik pembuatan lensa pada 1993.

Situasinya tidak membaik kala itu karena ia bekerja dalam kondisi pabrik yang buruk. Setelah mendapat promosi, ia berhasil mengumpulkan uang sebanyak USD 3.000 yang digunakan untuk membuka toko kaca jam bersama saudara-saudaranya. Kini Zhou menjadi salah satu wanita terkaya dunia dengan total kekayaan pada Maret 2018 mencapai USD 9,3 miliar atau sekitar Rp 132 triliun (kurs saat ini). (Diolah dari berbagai sumber)

Related Posts

Leave A Reply